Soeharto Media Center

Pusat Kajian dan Informasi

 


 

  Beranda
  Berita
  Biografi
  Pidato
  Opini
  Surat
  Museum
  Buku
  Album
  Yayasan
  Ibu Tien
  Kabinet
  Search
  English
  Link
   

 

 

YAYASAN:

  Yayasan
 
   

Yayasan Dharmais

 

YAYASAN DHARMA BHAKTI SOSIAL
Didirikan di Jakarta pada tanggal 8 Agustus 1975 oleh Bapak Soeharto, Bapak Sudharmono dan Bapak Bustanil Arifin, selaku pribadi dengan Akte notaris Abdul Latief, SH Nomor 27 dan notaris Koesbiono Sarmanhadi, SH nomor 2 Tanggal 1 Januari 1990. Terdaftar di Pengadilan Negeri No: 204 Tanggal 27Agustus 1975
 

ALAMAT

Gedung Granadi Lantai 5

Jl. HR Rasuna Said Kav.8-9, Kuningan

Jakarta Selatan 12950


ASAS
Pancasila dan UUD 1945

TUJUAN
Untuk memenuhi pasal 34 UUD 45 yang mengatakan bahwa "Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara." Tetapi pada kenyataannya Pemerintah belum dapat memenuhinya, maka didirikanlah Yayasan Dharmais yang bertujuan untuk turut berpartisipasi dalam mengatasi berbagai masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Membina warga negara yang tidak mampu (yatim piatu, penyandang cacat, tuna wisma, para manula dan lain-lain) agar berguna bagi masyarakat dan negara.

PENGURUS
= Ketua: Soeharto
= Wakil Ketua I: Sudharmono
= Wakil Ketua II: Bustanil Arifin
= Sekretaris: Indra Kartasasmita
= Wakil Sekretaris: Sigit Haryoyudanto
= Bendahara: Zarlons Zaghlul
= Wakil Bendahara: Indra Rukmana
= Anggota:
== Ismail Saleh
== Radius Prawiro
== S. Triman
== Probosutedjo
== Mohammad Hasan

Yang sudah meninggal dunia :
Amir Machmud, Daryatmo, Piet Haryono, Hasyim Ning, Tjokropranolo, Hedijanto, R.A.B. Massie.

SUMBER DANA
= Pada saat pembentukan, kekayaan Yayasan Dharmais berjumlah Rp 510.000.000,- yang merupakan sumbangan para pendiri yang telah dipisahkan dari kekayaan pribadi.
= Dana kemudian berkembang dengan adanya sumbangan sukarela dan tidak mengikat dari anggota masyarakat dan perbankan.
= Pada dasarnya pengeluaran tahunan diusahakan agar tidak melebihi pemasukan setiap tahun, sehingga terdapat Dana Abadi yang disimpan dalam bentuk Deposito.
= Biaya operasional Yayasan diambil dari hasil bunga Deposito Dana Abadi.

MACAM-MACAM BANTUAN
• Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Dinas Sosial memberikan santunan kepada panti asuhan, panti werdha dan panti-panti yang menampung anak cacat di seluruh Indonesia.
• Bekerjasama dengan Lembaga GN-OTA memberikan bantuan beasiswa kepada Anak Asuh dalam rangka pelaksanaan program Wajib belajar.
• Bekerjasama dengan Departemen Transmigrasi dan Perambah Hutan mengadakan pelatihan kepada para calon Transmigran sebelum diberangkatkan ke daerah Transmigrasi.
• Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah membangun perumahan sederhana bagi anggota Korps Cacat Veteran RI. Bantuan tersebut berakhir pada tahun 1998, hingga kini telah dibangun 2810 unit rumah.
• Bekerjasama dengan Perdami, Perapi, Bank Mata Indonesia dan Yayasan Thalassaemia Indonesia untuk memberikan beberapa macam pelayanan kesehatan kepada para penderita yang tidak mampu secara cuma-cuma.
• Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Yayasan-yayasan Pondok Pesantren di beberapa tempat telah menyelenggarakan Pesantren Singkat Pelatihan Usaha Ekonomis Produktif.
• Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta memberikan pelayanan Mobil Perpustakaan Keliling, yang mengunjungi desa-desa di DKI Jakarta.

Tata Cara Mendapatkan Bantuan:
• Panti-panti sosial yang memerlukan bantuan dari Yayasan Dharmais harus sudah berbadan hukum, telah melaksanakan usaha-usaha sosial sekurang-kurangnya 1 tahun dan mendapatkan rekomendasi dari Bupati/Walikota KDH Tk.II, Kantor Dinas Sosial dan KKS setempat.
• Bantuan Anak asuh disalurkan melalui Lembaga GN-OTA. Bagi para penderita Katarak, SumbingBibir, penderita Tuna Netra dan Thalassaemia yang menginginkan pengobatan dan operasi agar mengajukan permohonan yang dilengkapi dengan KTP dan surat keterangan tidak mampu dari pejabat setempat yang ditujukan kepada Sekretariat Perdami, Perapi, Bank Mata dan Yayasan Thalassaemia Indonesia.
• Bagi pemuda putus sekolah yang akan mengikuti Pesantren Singkat Pelatihan Usaha Ekonomis Produktif, harus memenuhi kriteria antara lain: usia antara 15 s/d 25 tahun, sehat rohani dan jasmani, belum menikah, berkelakuan baik, siap untuk mandiri dan siap mengikuti pendidikan di asrama selama 2bulan.
• Bagi sekolah-sekolah, perumahan-perumahan, Pondok Pesantren dan lembaga-lembaga sosial lainnya yang menginginkan kunjungan Mobil Unit Perpustakaan Keliling Yayasan Dharmais, supaya menghubungi Perpustakaan Umum Kantor Walikota di lima wilayah DKI Jakarta atau langsung ke kantor Yayasan Dharmais.

BANTUAN DANA BAGI PANTI-PANTI SOSIAL
• Yayasan Dharmais tidak mendirikan panti, melainkan memberi bantuan dana secara rutin kepada panti-panti asuhan, panti werdha dan panti-panti sosial lainnya di seluruh Indonesia agar dapat meningkatkan gizi dan kesehatan bagi para penghuninya, dengan index bantuan sebesar Rp 40.000,- ditambahRp 5.000,- untuk perawatan kesehatan / orang / bulan. Selain itu juga kepada panti-panti yang tertib administrasinya dapat diberikan bantuan untuk usaha ekonomis produktif, bantuan peralatan dan perbaikan panti yang bersifat mendesak dengan jumlah bantuan sebesar Rp 2.000.000,-/panti.
• Untuk tahun 2002 Jumlah Panti Sosial yang dibantu Yayasan Dharmais adalah 1.381 panti dengan penghuni panti 58.306 orang serta jumlah dana sebesar Rp 31.350.435.000,-
• .Jumlah dana yang dikeluarkan sejak tahun 1976 sampai Desember 2002 sebesar Rp 334.733.540.411,-
• Bantuan Paket Pakaian diberikan menjelang Hari Raya Idu1 Fitri kepada seluruh penghuni panti, dengan index bantuan sebesar Rp 50.000,-/orang. Dari tahun 1980-2002 telah dikeluarkan dana sebesar Rp 29.364.099.410,-
• Pemberian bantuan kepada panti-panti sosial sampai sekarang masih berkelanjutan.

BANTUAN MODAL BAGI PENDERITA CACAT
• Memberikan bantuan modal usaha kepada penderita cacat perorangan di luar panti yang telah mempunyai Ijazah Ketrampilan dan mendapat rekomendasi Kantor Dinas Sosial setempat agar mampu hidup mandiri dan dapat mengembangkan usahanya.
• Dari tahun 1976-1999 dana yang sudah dikeluarkan sebesar Rp 2.479.092.000,-
• Untuk sementara pemberian bantuan modal usaha kepada penderita cacat perorangan ini dihentikan sejak tahun 1999.

ANAK ASUH
• Mulai tahun 1985 telah membantu Pemerintah da1am rangka Wajib Belajar bagi anak tingkat SD dan SLTP.
• Dari tahun 1985-1995 bantuan anak asuh disalurkan melalui Gubemur. Mulai tahun 1996 sampai sekarang, bantuan disalurkan melalui Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA), dimana setiap tahun dibantu 50.000 anak tingkat SD dan 10.000 anak tingkat SLTP untuk seluruh Indonesia.
• Dari tahun 1985 sampai dengan tahun ajaran 2000/2001 telah dibantu dana sebesar Rp 23.340.000.000,-

OPERASI KATARAK DAN BIBIR SUMBING
• Dalam rangka membantu Pemerintah mengatasi berbagai masalah di bidang kesehatan, terutama bagi masyarakat tidak mampu, Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Perdami dan Perapi telah memberikan operasi tanpa bayar/cuma-cuma, yakni:
• Bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) memberikan pe1ayanan operasi Mata Katarak. Sejak tahun 1986 sampai Desember 2002 telah berhasil menja1ani operasi katarak kepada 103.677 penderita dengan dana sebesar Rp 25.301.808.540,-
• Bekerjasama dengan Perhimpunan Ahli Bedah P1astik lndonesia (PERAPI) memberikan pe1ayanan operasi Sumbing Bibir dan Langit-langit. Sejak tahun 1997-Desember 2002 telah berhasil mengoperasi Sumbing Bibir dan Langit-Langit kepada 3.365 penderita. Dana yang telah dikeluarkan sebesar Rp 2.920.393.560,-
• Kegiatan ini masih berkelanjutan.

PELATIHAN CALON TRANSMIGRAN

• Sejak tahun 1976 Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Departemen Transmigrasi dan Pembinaan Perambah Hutan telah turut membantu kegiatan pelatihan ketrampilan bagi para calon Transmigran beserta keluarganya.
• Dari tahun 1976-1999 sudah berhasil dididik sebanyak 26.573 KK atau 94.769 jiwa ca1on transmigran. Dana yang telah dikeluarkan untuk biaya pelatihan calon transmigran ini sebesar Rp 30.669.813.720,-
• Kerjasama Yayasan Dharmais dengan Departemen Transmigrasi telah berakhir pada bulan Maret tahun 2000.

PERUMAHAN SEDERHANA
• Untuk menghargai jasa para pejuang kemerdekaan, Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk membangun perumahan sederhana bagi anggota Korps Cacat Veteran Republik Indonesia (KCVRI ) yang tersebar di daerah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengku1u dan Sumatera Selatan.
• Sejak tahun 1984-1998 telah dibangun dan diserahkan sebanyak 2.810 unit rumah. Dana yang te1ah dikeluarkan untuk pembangunan perumahan sederhana ini adalah sebesar Rp 16.121.511.750,-
• Sejak tahun 1998 bantuan pembangunan perumahan sederhana ini telah dihentikan.

PESANTREN SINGKAT PELATIHAN USAHA PRODUKTIF
• Dalam rangka membantu pemerintah mengatasi masalah "anak jalanan" dan remaja putus sekolah, sejak bulan April 2000 Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat telah membuka Pesantren Singkat Pelatihan Usaha Produktif di tiga tempat bekas Balai Latihan Calon Transmigran di Bogor, Kulonprogo dan Takeran dengan memberikan latihan ketrampilan. Para peserta mengikuti pendidikan agama Islam dan pelatihan ketrampilan selama 60 hari. Dari bulan April tahun 2000 sampai dengan bu1an Desember 2002 telah berhasil dididik sebanyak 1.040 santri dan santriwati, dengan besar dana yang dikeluarkan sebesar Rp 3.402.301.000,-
• Mulai bulan Juni 2002 bekerjasama dengan Yayasan Pondok Pesantren AI Kamal, Kebon Jeruk-Jakarta telah mengadakan Pesantren Singkat Pelatihan Usaha Ekonomis Produktif kepada anak-anak putus sekolah di DKI Jakarta dan sekitarnya. Sampai dengan akhir tahun 2002 telah berhasil dididik sebanyak 162 santri dan santriwati, dengan dana yang dikeluarkan sebesar Rp 638.192.500,-
• Mulai bulan Juli 2002 bekerjasama dengan Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso menyelenggarakan Pelatihan Usaha Ekonomis Produktif. Sampai akhir tahun 2002 telah berhasil mendidik 81 santri dengan dana sebesar Rp 200.000.000,-
• Mulai bu1an Ju1i 2002 bekerjasama dengan Pondok Pesantren Hidayatullah, Sangatta Kutai Propinsi Kalimantan Timur mengadakan Pelatihan Usaha Ekonomis Produktif. Sampai akhir tahun 2002 telah berhasil mendidik 80 santri dengan dana sebesar Rp 200.000.000,-
• Peserta Pelatihan telah mendapatkan pada berbagai tempat atau telah membentuk kelompok usaha sendiri.

RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS
• Dalam rangka membantu menanggulangi penyakit kanker yang di Indonesia menduduki urutan keenam penyebab kematian, Yayasan Dharmais telah membangun R.S. "Kanker Dharmais" yang dilengkapi peralatan yang serba mutakhir untuk menolong masyarakat penderita kanker agar tidak perlu berobat ke Luar Negeri. Selain itu pula dapat digunakan oleh kalangan kedokteran untuk memperdalam ilmunya.
• Rumah Sakit "Kanker Dharmais" telah diserahkan kepada pemerintah RI pada bulan November 1994.
• Dana yang dikeluarkan untuk pembangunan R.S. Kanker tersebut sebesar Rp 112.496.642.143,21

BANK MATA
• Mu1ai tahun 2002 Yayasan Dharmais mengadakan kerjasama dengan Perkumpulan Penyantun Mata Tuna Netra Indonesia (PPMTI/Bank Mata Indonesia Cabang DKI Jakarta) yang bertujuan membantu para penderita Tuna Netra yang tidak mampu untuk melaksanakan operasi pencangkokan mata (Operasi Keratoplasti) dari Donor mata agar penderita dapat melihat kembali.
• Selama tahun 2002 telah berhasil dilaksanakan operasi mata kepada 16 penderita. Dana yang telah dikeluarkan untuk operasi tersebut sebesar Rp 120.030.000,-

THALASSAEMIA
• Mulai bulan April tahun 2002 Yayasan Dharmais mengadakan kerjasama dengan Yayasan Thalassaemia Indonesia untuk mengadakan operasi Limpa, pengadaan obat Desferal serta Transfusion Set bagi pendenta Thalassaemia yang tidak mampu agar mereka dapat memperbaiki kualitas hidupnya.
• Selama tahun 2002 telah berhasil mengoperasi Limpa kepada 5 orang penderita, serta pemberian obat Desferal sebanyak 684 vial dan pemberian Transfusion Set sebanyak 7.200 buah kepada 600 penderita Thalassaemia. Dana yang telah dikeluarkan sebesar Rp 108.443.400,-

PERPUSTAKAAN KELILING
• Dalam rangka meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak dan remaja serta dikarenakan semakin mahalnya harga buku-buku, maka mulai bulan Agustus 2002 Yayasan Dharmais telah mengadakan kegiatan Mobil Unit Perpustakaan Keliling yang secara rutin mengunjungi sekolah-sekolah, daerah perumahan-perumahan kumuh, Pondok Pesantren dan Gelanggang Remaja di wilayah DKI Jakarta.
• Perpustakaan Keliling Yayasan Dhannais berisi koleksi buku-buku fiksi/cerita yang bersifat hiburan dan non fiksi/pengetahuan yang berhubungan dengan Karya Umum, Filsafat, Agama, Ilmu-Ilmu Sosial, Bahasa, Illmu-Ilmu Murni, Teknologi, Kesenian, Kesusastraan dan Sejarah.
• 3 Unit Mobil Perpustakaan Keliling telah operasional setiap hari kerja.

BANTUAN ALAT DIAGNOSIS OSTEOPOROSIS
• Pada bulan Oktober 2002 Yayasan Dharmais bersama-sama Yayasan Supersemar, Yayasan Dakab dan Yayasan Damandiri memberikan bantuan kepada PEROSI (Perhimpunan Osteoporosis Indonesia) untuk pembelian alat Diagnosis Osteoporosis (Kerapuhan Tulang) yang ditempatkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.
• Alat tersebut digunakan untuk memberikan pelayanan kepada penderita Osteoporosis serta untuk pendidikan bagi para dokter dari seluruh Indonesia yang akan memperdalam keahlian di bidang Osteoporosis (Keropos tulang).
• Dana yang dikeluarkan untuk pembelian mesin Diagnosis Osteoporosis sebesar Rp 375.000.000,-

 

** Soeharto Media Center, sumber Yayasan Dharmais

 
Operai Katarak

     
     
Copyright © 2003 SoehartoCenter-YCPPI. Design and maintainance by Esero.