Soeharto Media Center

Pusat Kajian dan Informasi

 


 

  Beranda
  Berita
  Biografi
  Pidato
  Opini
  Surat
  Museum
  Buku
  Album
  Yayasan
  Ibu Tien
  Kabinet
  Search
  English
  Link
   

 

 

KESAKSIAN: Pak Harto Selamatkan Bangsa

     
 

Ny. Inten Soeweno

Ibu Tien Punya Kharisma Luar Biasa

Saya mendengar nama Ibu Tien Soeharto ketika saya masih remaja. Ketika itu saya mengikuti pendidikan dalam arti kata pendidikan formal. Pengenalan selanjutnya setelah saya menikah dengan seorang ABRI. Pada tahun 1976 suami saya dipercaya sebagai Panglima Udayana di Bali, jadi saya mengenal beliau masih dari jauh. Pada suatu kesempatan Bapak Presiden Soeharto ke Bali akan membuka suatu peresmian.

 
 

Ny. Dr. dr. Atie Djojonegoro

Tujuh Keteladanan Ibu Tien

Sejarah telah mengukir dengan tinta emasnya bahwa di bukit Astana Giri-bangun, Desa Karang-bangun, Kecamat-an Matesih, Kabupaten Karanganyar, sekitar 30 kilometer arah timur kota Solo, telah beristirahat selama-lamanya seorang puteri terbaik bangsa sebagai Ibu Negara, wanita pejuang dan.pejuang wanita yang selalu memajukan derajat dan karier kaum wanita. Hajjah Raden Ayu Fatimah Siti Hartinah Soeharto yang dilahirkan dari keluarga kraton pada tanggal 23 Agustus 1923.

 
 

Ny. Ida Mochtar Kusumaatmadja

Ibu Tien Soeharto yang Saya Kenal

Dengan senang hati saya penuhi ajakan Pemrakarsa Panitia Penyusunan Buku Rangkaian Melati. Saya patut menyampaikan salut pada pemrakarsa yang bermaksud menerbitkan buku bacaan suri ketauladanan Ibu Tien Soeharto. Biasanya pria kurang peduli untuk mendalami tokoh-tokoh sejarah wanita, karena biasanya sudah merasa senang "to live in a mans world". Ternyata masih ada yang mempunyai kepedulian terhadap tokoh wanita, yang mampu menyajikan suri tauladan, khususnya untuk generasi muda.

 
 

Ny. Etty Mar 'ie Muhammad

Ibu Tien Seorang Muslimah yang Baik

Berbicara mengenai Ibu Tien Soeharto dan mengemukakan pandangan-pandangan dan kesan kita terhadap beliau, sebaiknya kita tidak menghilangkan begitu saja pengamatan kita atas masa-masa sebelum beliau resmi "menjabat"sebagai Ibu Negara. Sebelum menjabat Presiden Republik Indonesia, Pak Harto adalah Pangkostrad. Pada saat itu kesibukan Ibu Tien sebagian besar adalah kesibukan seorang Ibu rumah tangga dengan enam orang putra-putri yang masih sangat memerlukan perhatian.

 
     

 

Ny. Junisa Alatas

Ibu Negara Daiam Arti yang Sebenarnya

Pertama kali berkesempatan bertemu muka langsung dengan Ibu Tien, ialah pada waktu suami saya dan kami sekeluarga ditempatkan di Washington, DC, sebagai Minister Counsellor dan Bapak Presiden beserta Ibu Tien mengadakan kunjungan resmi ke Amerika Serikat pada tahun 1970.

 
 

Ny. A. Mien Sugandhi

Ibu Tien Berdisiplin Tinggi & Kuat Pendirian

Saya adalah istri seorang prajurit, keluarga ABRI, sedang Ibu Tien Soeharto juga keluarga ABRI, otomatis kami sudah saling mengenal dengan baik sejak tahun '57. Kebetulan sekali, suami kakak Ibu Tien, yaitu Bapak Oudang adalah sahabat karib bapak saya, Bapak Soeprapto Djojokoesumo, beliau berdua sama-sama berkarier di Kepolisian, lantas Ibu Oudang pun menjadi teman dekat Ibu saya.

 

Next

 

     
Copyright © 2003 SoehartoCenter-YCPPI. Design and maintainance by Esero.