MARET 1983 Mengumumkan
Susunan Kabinet Pembangunan IV
RABU, 16 MARET: Bertempat di Istana Merdeka. malam
ini Presiden Soeharto mengumurnkan susunan Kabinet Pembangunan IV. Kabinet
yang akan berfungsi selama lima tahun mendatang ini terdiri atas 21
menteri. tiga menteri koordinator. delapan menteri muda. dan tiga pejabat
setingkat menteri. Jika dibandingkan dengan kabinet sebelumnya. maka
jumlah departemen dalam Kabinet Pembangunan IV ini adalah lebih banyak.
Selain itu dalam kabinet ini juga terdapat sejumlah menteri negara dan
menteri muda. Adapun komposisi lengkap Kabinet Pembangunan IV dapat
dilihat dalam Lampiran.
Dalam pengumuman itu Presiden juga mengemukakan lima sasaran yang harus
dicapai oleh kabinet dalam kurun waktu lima tahun mendatang. yaitu: (1)
meningkatnya Trilogi Pembangunanyang didukung olehketahanan nasional yang
mantap; (2) meningkatnya pendayagunaan aparatur negara menuju terwujudnya
pemerintahan yang bersih dan berwibawa; (3) meningkatnya pemasyarakatan
ideologi Pancasila dalam mengembangkan Demokrasi Pancasila dan P4 dalam
rangka memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa; (4) meningkatnya
pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktifuntuk kepen.tingan
nasional; (5) terlaksananya Pemilihan Umum yang langsung. umum. "i1ebas
dan rahasia dalam tahun 1987. Kelima sasaran tersebut dinamakan Panca
Krida Kabinet.
Pada kesempatan itu pula Presiden mengumumkan bahwa Jenderal M Jusuf
diangkat menjadi Pejabat Sementara Ketua Bepeka. Pengangkatan ini bersifat
sementara. sambil menunggu usul/pertimbangan dari DPR. dan untuk mengisi
kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Umar Wirahadikusumah yang baru
saja dipilih MPR sebagai Wakil Presiden.
JUM' AT, 18 MARET: Presiden Soeharto telah menolak permohonan
grasi yang diajukan oleh Imran bin Muhammad Zain. Penolakan ini tercantum
didalam suatu Surat Keputusan Presiden yang dikeluarkan pada hari ini.
Sebagaimana diketahui pada tanggal 12 Maret 1982 Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat telah menjatuhkan hukuman mati atas Imran. la dituduh dan terbukti
melakukan tindak pidana subversi.
SABTU,19MARET PukullO.OOpagiini. bertempatdilstanaNegara. Presiden
Soeharto melantik menterf-menteri Kabinet Pembangunan IV. Dalam amanatnya.
Kepala Negara antara lain menegaskan bahwa dalam sistem kehidupan
ketatanegaraan kita yang berdasarkan UUD 1945. Pemerintah tidak menentukan
sendiri haluan negara yang akan ditempuh. karena haluan negara ditentukan
sendiri oleh rakyat melalui keputusan-keputusan MPR. Dengan cara yang
demikian, rakyat secara nyata menentukan nasib dan masa depannya sendiri,
menentukan arah yang akan ditempuh dan sasaran apa yang ingin dicapai.
Selan jutnya dikatakan oleh Presiden b.ahwa memahami kehendak rakyat
yang disuarakan melalui sidang umum MPR tidak cukup hanya meneliti
rumusan-rumusan yang secara resmi menjadi dokumen historis dalam bentuk
Ketetapan-ketetapan MPR. Ditegaskannya bahwa yang tidak kalah penting
adalah memahami suara hati, pikiran-pikiran dan aspirasi yang mengantarkan
lahimya dokumen-dokumen historis itu. Ini berarti kita perlu memahami
semangat dan tekad rakyat, yang tidak lain adalah terus meningkatkan,
meluaskan, memperbaiki dan memperbarui semua gerak dan hasil pembangunan
yang telah kita capai sampai sekarang.
RABU,23MARET BertempatdiIstanaNegara,pukullO.OOpagiini Presiden
Soeharto melantik Letjen. LB Murdani menjadi Panglima Angkatan Bersenjata
dan Dr Arifin Siregarmenjadi Gubemur Bank Indonesia. Setelah
menandatangani naskah pelantikan, Presiden menaikkan pangkat Pangab baru
menjadi jenderal berbintang empat.
RABU, 30 MARET Presiden Soeharto pada pukul 10.00 pagi ini memimpin
sidang kabinet paripuma bertempat di Gedung Utama Sekretariat Negara.
Salah satu keputusan yang diambil didalam sidang tersebut adalah
kebijaksanaan untuk mendevaluasikan kurs mata uang rupiah terhadap "...
dollar Amerika Serikat. Dengan kebijaksanaan baru yang mulai berlaku pada
jam ~ 1.30 pagi ini, kurs tengahrupiah terhadap dollar adalah sebesar
Rp970.- Kebijaksanaan itu juga menetapkan bahwa penentuan kurs mata uang
asing akan dilakukan dengan sistem kurs mengambang yang terkendali
(managed floating rate) sebagaimana yang telah berlaku selama ini.
Menteri Koordinator bidang Ekuin, Ali Wardhana, mengatakan bahwa dengan
kebijaksanaan pemerintah itu, sistem lalu lintas devisa bebas tetap
dipertahankan. Selanjutnya dikatakannya bahwa Pemerintah memandang perlu
untuk melakukan devaluasi rupiah, karena dengan langkah ini Pemerintah
akan dapat menghadapi kesulitan-kesulitan ekonomi sekarang ini.
RABU, 16 MARET Bertempat di Istana Merdeka. malam ini Presiden
Soeharto mengumurnkan susunan Kabinet Pembangunan IV. Kabinet yang akan
berfungsi selama lima tahun mendatang ini terdiri atas 21 menteri. tiga
menteri koordinator. delapan menteri muda. dan tiga pejabat setingkat
menteri. Jika dibandingkan dengan kabinet sebelumnya. maka jumlah
departemen dalam Kabinet Pembangunan IV ini adalah lebih banyak. Selain
itu dalam kabinet ini juga terdapat sejumlah menteri negara dan menteri
muda. Adapun komposisi lengkap Kabinet Pembangunan IV dapat dilihat dalam
Lampiran.
Dalam pengumuman itu Presiden juga mengemukakan lima sasaran yang harus
dicapai oleh kabinet dalam kurun waktu lima tahun mendatang. yaitu: (1)
meningkatnya Trilogi Pembangunanyang didukung olehketahanan nasional yang
mantap; (2) meningkatnya pendayagunaan aparatur negara menuju terwujudnya
pemerintahan yang bersih dan berwibawa; (3) meningkatnya pemasyarakatan
ideologi Pancasila dalam mengembangkan Demokrasi Pancasila dan P4 dalam
rangka memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa; (4) meningkatnya
pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktifuntuk kepen.tingan
nasional; (5) terlaksananya Pemilihan Umum yang langsung. umum. "i1ebas
dan rahasia dalam tahun 1987. Kelima sasaran tersebut dinamakan Panca
Krida Kabinet.
Pada kesempatan itu pula Presiden mengumumkan bahwa Jenderal M Jusuf
diangkat menjadi Pejabat Sementara Ketua Bepeka. Pengangkatan ini bersifat
sementara. sambil menunggu usul/pertimbangan dari DPR. dan untuk mengisi
kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Umar Wirahadikusumah yang baru
saja dipilih MPR sebagai Wakil Presiden.
JUM' AT, 18 MARET Presiden Soeharto telah menolak permohonan
grasi yang diajukan oleh Imran bin Muhammad Zain. Penolakan ini tercantum
didalam suatu Surat Keputusan Presiden yang dikeluarkan pada hari ini.
Sebagaimana diketahui pada tanggal 12 Maret 1982 Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat telah menjatuhkan hukuman mati atas Imran. la dituduh dan terbukti
melakukan tindak pidana subversi.
SABTU, 19MARET PukullO.OOpagiini. bertempatdilstanaNegara. Presiden
Soeharto melantik menterf-menteri Kabinet Pembangunan IV. Dalam amanatnya.
Kepala Negara antara lain menegaskan bahwa dalam sistem kehidupan
ketatanegaraan kita yang berdasarkan UUD 1945. Pemerintah tidak menentukan
sendiri haluan negara yang akan ditempuh. karena haluan negara ditentukan
sendiri oleh rakyat melalui keputusan-keputusan MPR. Dengan cara yang
demikian, rakyat secara nyata menentukan nasib dan masa depannya sendiri,
menentukan arah yang akan ditempuh dan sasaran apa yang ingin dicapai.
Selan jutnya dikatakan oleh Presiden b.ahwa memahami kehendak rakyat
yang disuarakan melalui sidang umum MPR tidak cukup hanya meneliti
rumusan-rumusan yang secara resmi menjadi dokumen historis dalam bentuk
Ketetapan-ketetapan MPR. Ditegaskannya bahwa yang tidak kalah penting
adalah memahami suara hati, pikiran-pikiran dan aspirasi yang mengantarkan
lahimya dokumen-dokumen historis itu. Ini berarti kita perlu memahami
semangat dan tekad rakyat, yang tidak lain adalah terus meningkatkan,
meluaskan, memperbaiki dan memperbarui semua gerak dan hasil pembangunan
yang telah kita capai sampai sekarang.
RABU, 23MARET BertempatdiIstanaNegara,pukullO.OOpagiini Presiden
Soeharto melantik Letjen. LB Murdani menjadi Panglima Angkatan Bersenjata
dan Dr Arifin Siregarmenjadi Gubemur Bank Indonesia. Setelah
menandatangani naskah pelantikan, Presiden menaikkan pangkat Pangab baru
menjadi jenderal berbintang empat.
RABU, 30 MARET Presiden Soeharto pada pukul 10.00 pagi ini memimpin
sidang kabinet paripuma bertempat di Gedung Utama Sekretariat Negara.
Salah satu keputusan yang diambil didalam sidang tersebut adalah
kebijaksanaan untuk mendevaluasikan kurs mata uang rupiah terhadap "...
dollar Amerika Serikat. Dengan kebijaksanaan baru yang mulai berlaku pada
jam ~ 1.30 pagi ini, kurs tengahrupiah terhadap dollar adalah sebesar
Rp970.- Kebijaksanaan itu juga menetapkan bahwa penentuan kurs mata uang
asing akan dilakukan dengan sistem kurs mengambang yang terkendali
(managed floating rate) sebagaimana yang telah berlaku selama ini.
Menteri Koordinator bidang Ekuin, Ali Wardhana, mengatakan bahwa dengan
kebijaksanaan pemerintah itu, sistem lalu lintas devisa bebas tetap
dipertahankan. Selanjutnya dikatakannya bahwa Pemerintah memandang perlu
untuk melakukan devaluasi rupiah, karena dengan langkah ini Pemerintah
akan dapat menghadapi kesulitan-kesulitan ekonomi sekarang ini.
*** Soeharto Media Center |